Minggu, 11 Februari 2018

Tugas Minggu 2 TIK PLS, Rabu UNP14308 seksi 201720050065

PEMBELAJARAN BERBASIS TIK

1.      Pengertian
Istilah media berasal dari bahasa latin, yaitu medium yang memiliki arti perantara. Dalam Dictionary of Education, disebutkan bahwa media adalah bentuk perantara dalam berbagai jenis kegiatan berkomunikasi. Sebagai perantara, maka media ini dapat berupa koran, radio, televisi bahkan komputer. 
Gagne menyatakan bahwa media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk belajar. Lebih lanjut, Briggs menyatakan bahwa media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar.  Definisi tersebut mengarahkan kita untuk menarik suatu simpulan bahwa media adalah segala jenis (benda) perantara yang dapat menyalurkan informasi dari sumber informasi kepada orang yang membutuhkan informasi. Lebih lanjut, dalam proses pembelajaran dikenal pula istilah media pembelajaran. 
Belajar adalah proses perubahan perilaku secara aktif, proses mereaksi terhadap semua situasi yang ada di sekitar individu, proses yang diarahkan pada suatu tujuan, proses berbuat melalui berbagai pengalaman, proses melihat, mengamati, dan memahami sesuatu yang dipelajari. Teknologi Informasi di dalam Kurikulum nasional Inggris dan Wales menyatakan bahwa IT ditandai oleh suatu kemampuan untuk menggunakan secara efektif perkakas IT sebagai suatu sumber informasi untuk meneliti, memproses suatu informasi, dan untuk model, mengukur suatu kendali peristiwa diluar.
Pembelajaran berbasis TIK adalah upaya memanfaatkan kemajuan TIK untuk mendukung proses pembelajaran. TIK berperan sebagai alat bantu bukan sebagai subyek utama. Dengan menggunakan pembelajaran berbasis TIK ini diharapkan mampu melahirkan siswa/mahasiswa yang mampu bersaing tidak saja pada tingkat lokal dan nasional tapi terlebih lagi pada kancah internasional.

2.      Pemilihan Jenis-jenis dan Pemanfaatan Media pembelajaran TIK dalam PLS
a.       ada berbagai macam media yang mempunyai kemungkinan dapat kita pakai di dalam proses belajar mengajar,
b.      ada media yang mempunyai kecocokan untuk menyampaikan informasi tertentu
c.       ada perbedaan karakteristik setiap media
d.      ada perbedaan pemakai media tersebut
e.       ada perbedaan situasi dan kondisi tempat media dipergunakan
Bertitik tolak dari pendapat tersebut, jelaslah bahwa memilih media tidak mudah. Media yang akan digunakan harus memperhatikan beberapa ketentuan dengan pertimbangan bahwa penggunaan media harus benar-benar berhasil guna dan berdaya guna untuk meningkatkan dan memperjelas pemahaman siswa.

1.      Komputer
a.       Pengertian Komputer
Istilah komputer diambil dari bahasa Latin computare yang berarti menghitung (to compute). Definisi komputer disampaikan oleh Hamacter yang dikutip oleh Wahono (2003), ‘Komputer adalah mesin penghitung elektronik yang cepat dan dapat menerima informasi input digital, kemudian memprosesnya sesuai dengan program yang tersimpan di memorinya, dan menghasilkan output berupa informasi’. Tiga sifat komputer menurut Daryanto (2007) yaitu: bekerja dengan menggunakan tenaga listrik (elektronik), bekerja berdasarkan program, bekerja dalam suatu sistem.

b.      Pemanfaatan komputer sebagai media pembelajaran.
Manfaat komputer untuk tujuan pendidikan menurut Arsyad (2002:54-55).
1)      Komputer dapat merangsang siswa untuk mengerjakan latihan, melakukan kegiatan laboratorium atau simulasi karena tersedianya animasi grafik, warna, dan musik yang dapat menambah realisme.
2)      Komputer dapat mengakomodasi siswa yang lamban menerima pelajaran.
3)      Kendali berada di tangan siswa, sehingga tingkat kecepatan belajar siswa dapat disesuaikan dengan tingkat penguasaannya.
4)      Kemampuan merekam aktivitas siswa selama menggunakan program pembelajaran, memberi kesempatan lebih baik untuk pembelajaran secara perorangan dan perkembangan setiap siswa selalu dapat dipantau.
5)      Dapat berhubungan dengan, dan mengendalikan peralatan lain seperti CD interaktif,  video,  dan lain-lain dengan program pengendali dari komputer.


2.      Internet
a.       Pengertian
Internet merupakan sebuah perpustakaan raksasa dunia yang di dalamnya terdapat jutaan bahkan miliaran informasi atau data yang berupa text, grafik, audio, animasi maupun digital konten lainnya. Dalam akses global internet dapat memfasilitasi beragam sumber belajar yang dibutuhkan siswa.

b.      Fungsi dasar internet menurut Sidharta (1996:9) adalah:
1)  Pelayanan mail (SMTP: Simple Mail Transfer Protocol), yaitu pelayanan untuk mengirim dan menerima pesan-pesan.
2)   Pelayanan   telnet   (HTTP: Hyper  Text  Transfer  Protocol),yaitu pelayanan yang memberi kesempatan kepada pemakai internet   untuk   menghubungi   suatu  sistem  yang  terletak  ditempat yang jauh.
3)  Pelayanan FTP (File Transfer Protocol), yaitu pelayanan yang memberikan kesempatan kepada pemakai internet untuk mentransfer  file dari satu sistem ke sistem lain. Proses ini disebut juga sebagai downloadin
4)  Pelayanan client/server, yaitu sistem yang didukung oleh program server. Misalnya: Gapher, white page, yellowpages, dan lain-lain.

c.       Pemanfaatan Internet Dalam Pembelajaran
Bagi para pengajar, internet bermanfaat dalam mengembangkan profesinya, karena dengan internet dapat:
            (a) meningkatkan pengetahuan,
            (b) berbagi sumber dengan rekan sejawat,
            (c) bekerja sama dengan pengajar luar negeri,
            (d) kesempatan mempublikasikan informasi secra langsung,
            (e) mengatur komunikasi secara teratur, dan
            (f) berpartisipasi dalam forum-forum lokal maupun internasional.

           Di samping itu bisa internet bisa bermanfaat sebagai sumber bahan mengajar.
Sementara itu, para peserta didik dapat menggunakan internet untuk belajar sendiri secara cepat, sehingga akan meningkatkan dan memperluas pengetahuan, belajar berinteraksi, dan mengembangkan kemampuan dalam bidang penelitian.

3.      Peralatan Audio
Perkembangan peralatan audio saat ini juga mengalami perkembangan yang pesat. Peralatan audio yang di pergunakan dalam proses bimbingan dan konseling seperti tape recorder. Penggunaan tape recorder ini antara lain adalah untuk merekam sesi konseling dan memutar kembali hasil-hasil yang diperoleh selama sesi konseling. Tape recorder membutuhkan kaset untuk bisa melakukan tindakan perekaman. Kaset memiliki pita magnetik yang berfungsi untuk menyimpan data atau informasi percakapan.
             Saat ini telah berkembang alat perekam yang tidak membutuhkan pita perekam. Alat ini disebut MP3 dan MP4. Pada dasarnya alat ini berfungsi sebagai player, dimana di dalam alat ini terdapat sebuah mini harddisk yang memiliki kapasitas sampai dengan 4 Gb. Sebagai sebuah player, maka alat ini dapat memainkan musik dan dapat dipergunakan untuk merekam suara. Ukuran MP3 dan MP4 saat ini amat kecil jika dibandingkan dengan sebuah mini tape recorder biasa. Seringkali kita jumpai, alat MP3 atau MP4 seukuran sebuah spidol atau ballpoint.

4.      Peralatan Visual
 Alat visual dapat bermacam-macam ragamnya seperti video player dan VCD/DVD player. Pada awalnya, penggunaan peralatan visual adalah dengan mempergunakan projector. Penggunaan proyektor ini dipandang tidak efisien, karena dalam proses produksinya membutuhkan tahapan-tahapan yang panjang. Mulai dari merekam gambar sampai dengan menampilkan gambar. Bahkan seringkali dijumpai mutu gambar yang tidak bagus dan bahkan mudah rusak. Sehingga lambat laun peralatan ini mulai ditinggalkan. Video player dulu merupakan peralatan yang lumayan banyak dipergunakan orang. Hanya saja, saat ini sudah banyak ditinggalkan karena proses produksinya tertalu berbelit. Untuk menghasilkan sebuah hasil rekaman yang baik, dibutuhkan kamera perekam yang lumayan besar dan berat, selain itu kaset yang dipergunakan juga relatif besar, sehingga dipandang tidak praktis. Terlebih, hasil rekaman seringkali tidak begitu jernih.Peralatan visual yang sering kita jumpai antara lain adalah video player atau CD player. Peralatan ini banyak dijumpai karena memiliki tingkat pengoperasian yang mudah dan memiliki harga yang relatif murah. Penggunaan video player ini tidak akan bisa lepas dari keberadaan sebuah disc atau keping VCD/DVD.
Dengan kecanggihan teknologi yang ada saat ini, proses perekaman gambar tidak perlu mempergunakan perangkat yang bermacam-macam. Saat ini telah berkembang alat perekam (handycam) yang secara langsung dapat merekam gambar langsung ke dalam keping VCD/DVD. Dengan kata lain, pengoperasian VCD/DVD ke player akan semakin mudah.

·         Ada 5 alat pendukung dalam pembelajaran berbasis TIK:
a.       Teks
Materi yang di simpan bisa dalam berbagai jenis file. Pengajar-pengajar yang menggunakan komputer akan terbiasa dengan file berbentuk teks, misalnya doc atau pdf. Selain berkas teks, materi pembelajaran pundapat berupa berkas presentasi misalnta ppt.
b.      Gambar
Penggunaan komputer pun biasanya tidak asing dengan file-file gambar baik berupa foto atau gambar digital misalnya file berekstensi jpg dan bmp. Penggunaan gambar sebenarnya tidak terlalu banyak digunakan dalam proses belajar mengajar. Hal ini disebabkan oleh tidak banyaknya materi pembelajaran yang harus digunakan dalam bentuk gambar.
c.       Animasi
Beberapa  pengguna  komputer  telah  mengenal  animasi.  Sekarang  animasi  di  internet  lebih menarik daripada gambar. Animasi itu dapat berupa gambar kecil yang bergerak atau menampilkan teks  yang  bergerak.  Animasi  itu dapat  dibuat  dengan  flash  atau  pengolah gambar atau foto.  File  animasi  di  antaranya  berekstensi  swf atau  gif. Daripada  hanya  sekedar  teks,  pembelajaran  dengan  gambar  atau  animasi akan  lebih  menarik.
d.      Suara ( Alternatif dari Materi Teks, Gambar dan Animasi)
Salah  satu  upaya  untuk  mendapatkan  materi  pembelajaran  yang paling  mudah  adalah  merekam  ceramah  kemudian  menyimpannya  di  dalam  pembelajaran asinkronus  (berbasis  teknologi  informasi).  Pada  saat  ini  pesawat  pemutar  mp3  (mp3  player), pemutar mp4 (mp4 player), atau telepon selular dapat merekam sampai puluhan menit.
e.       Film
Upaya lainnya yang dapat dilakukan adalah membuat film pembelajaran di kelas. Film pada saat ini dapat dibuat hanya dengan telepon selular ataupun dengan kamera. Pembuatan film dengan telepon  selular  lebih  realistis  karena  filenya  dapat  langsung  disimpan  (di-upload)  di  internet. 
·  Beberapa aplikasi teknologi informasi dan komunikasi dalam pengembangan pembelajaran yang dapat di kembangkan antara lain:

1.      Pembelajaran berbasis komputer
      Pembelajaran berbasis komputer yaitu penggunaan komputer sebagai alat bantu dalam dunia pendidikan dan pengajaran. Penggunaan komputer secara langsung dengan peserta didik untuk menyampaikan isi pembelajaran, memberikan latihan dan mengevaluasi kemajuan belajar peserta didik.
2.      E-learning
Blended e-learning adalah pembelajaran terpadu dengan menggunakan jaringan internet, LAN atau WAN sebagai pengantar materi, interaksi atau fasilitas. Blended e-learning disebut juga online learning.
3.      Peniaian berbasis TIK
Penilaian hasil belajar peserta didik dapat memerlukan pengolahan dan analisi yang akurat, objektif, transparan dan integral agar bisa di pertanggungjawabkan. Oleh karena itu perlu dikembangkan penilaian berbasis komputer yang bisa di akses oleh peserta didik, pengajar dan orang tua.
4.      Perpustakaan online
Perpustakaan online adalah fasilitas perpustakaan dalam dunia digital yang ada di internet yang memungkinkan seorang pencari informasi dapat mengakses kesegala sumber ilmu pengetahuan dengan cara yang mudah tanpa adanya batasan waktu dan jarak

·   Kelebihan dan kekurangan pembelajaran TIK
Kelebihan pembelajaran berbasis TIK antara lain:
a.       Melalui TIK gambar-gambar dapat lebih mudah digunakan dalam poses mengajar dan memperbaiki daya ingat dari para peserta didik.
b.      Melalui TIK para pendidik dapat dengan mudah menjelaskan instruksi-instruksi yang rumit dan memastikan pemahaman dari para peserta didik.
c.       Melalui TIK para pendidik dapat membuat kelas interaktif dan membuat proses belajar mengajar lebih menyenangkan.

Kekurang pembelajaran berbasis TIK antara lain :
a.       Permasalahan dalam pengaturan dan pengoperasian dari alat tersebut.
b.      Terlalu mahal untuk dimiliki.
c.       Sering terjadi penyalahgunaan teknologi.
d.      Kesulitan untuk para pendidik dengan pengalaman yang sangat minim dalam penggunaan alat TIK.






Daftar Rujukan
Ewes A. Chaeruman  . 2006. Aspek Pembelajaran . Pustekom. Jakarta

Materi Workshop Penyempurnaan Media Pembelajaran Berbasis TIK . 2006 . Jakarta.

Sadiman, Arief, dkk. 2007. Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan

            Pemanfaatannya. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tugas Minggu 6 TIK PLS, Rabu UNP14308 seksi 201720050065

PENGELOLAAN TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI PLS A.  Identifikasi Kebutuhan Sasaran Dan Bahan Belajar Pendukung suatu Produk TIK  D...