PEMBELAJARAN BERBASIS TIK
1. Pengertian
Istilah
media berasal dari bahasa latin, yaitu medium yang memiliki arti perantara.
Dalam Dictionary of Education, disebutkan bahwa media adalah bentuk perantara
dalam berbagai jenis kegiatan berkomunikasi. Sebagai perantara, maka media ini
dapat berupa koran, radio, televisi bahkan komputer.
Gagne
menyatakan bahwa media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa
yang dapat merangsangnya untuk belajar. Lebih lanjut, Briggs menyatakan bahwa
media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang
siswa untuk belajar. Definisi tersebut
mengarahkan kita untuk menarik suatu simpulan bahwa media adalah segala jenis
(benda) perantara yang dapat menyalurkan informasi dari sumber informasi kepada
orang yang membutuhkan informasi. Lebih lanjut, dalam proses pembelajaran
dikenal pula istilah media pembelajaran.
Belajar
adalah proses perubahan perilaku secara aktif, proses mereaksi terhadap semua
situasi yang ada di sekitar individu, proses yang diarahkan pada suatu tujuan,
proses berbuat melalui berbagai pengalaman, proses melihat, mengamati, dan
memahami sesuatu yang dipelajari. Teknologi Informasi di
dalam Kurikulum nasional Inggris dan Wales menyatakan bahwa IT ditandai oleh
suatu kemampuan untuk menggunakan secara efektif perkakas IT sebagai suatu
sumber informasi untuk meneliti, memproses suatu informasi, dan untuk model,
mengukur suatu kendali peristiwa diluar.
Pembelajaran
berbasis TIK adalah upaya memanfaatkan kemajuan TIK untuk mendukung proses
pembelajaran. TIK berperan sebagai alat bantu bukan sebagai subyek utama. Dengan
menggunakan pembelajaran berbasis TIK ini diharapkan mampu melahirkan
siswa/mahasiswa yang mampu bersaing tidak saja pada tingkat lokal dan nasional
tapi terlebih lagi pada kancah internasional.
2. Pemilihan
Jenis-jenis dan Pemanfaatan Media pembelajaran TIK dalam PLS
a.
ada berbagai macam media yang mempunyai
kemungkinan dapat kita pakai di dalam proses belajar mengajar,
b.
ada media yang mempunyai kecocokan untuk
menyampaikan informasi tertentu
c.
ada perbedaan karakteristik setiap media
d.
ada perbedaan pemakai media tersebut
e.
ada perbedaan situasi dan kondisi tempat
media dipergunakan
Bertitik tolak dari pendapat tersebut, jelaslah bahwa memilih media tidak mudah. Media yang akan digunakan harus memperhatikan beberapa ketentuan dengan pertimbangan bahwa penggunaan media harus benar-benar berhasil guna dan berdaya guna untuk meningkatkan dan memperjelas pemahaman siswa.
Bertitik tolak dari pendapat tersebut, jelaslah bahwa memilih media tidak mudah. Media yang akan digunakan harus memperhatikan beberapa ketentuan dengan pertimbangan bahwa penggunaan media harus benar-benar berhasil guna dan berdaya guna untuk meningkatkan dan memperjelas pemahaman siswa.
1. Komputer
a.
Pengertian Komputer
Istilah komputer diambil dari bahasa Latin computare yang berarti menghitung (to compute). Definisi komputer disampaikan oleh Hamacter yang
dikutip oleh Wahono (2003), ‘Komputer adalah mesin penghitung elektronik yang
cepat dan dapat menerima informasi input
digital, kemudian memprosesnya sesuai dengan program yang tersimpan di
memorinya, dan menghasilkan output
berupa informasi’. Tiga sifat komputer menurut Daryanto (2007) yaitu:
bekerja dengan menggunakan tenaga listrik (elektronik), bekerja berdasarkan
program, bekerja dalam suatu sistem.
b.
Pemanfaatan komputer sebagai media pembelajaran.
Manfaat
komputer untuk tujuan pendidikan menurut Arsyad (2002:54-55).
1)
Komputer dapat merangsang siswa untuk mengerjakan
latihan, melakukan kegiatan laboratorium atau simulasi karena tersedianya
animasi grafik, warna, dan musik yang dapat menambah realisme.
2)
Komputer dapat mengakomodasi siswa yang lamban
menerima pelajaran.
3)
Kendali berada di tangan siswa, sehingga tingkat
kecepatan belajar siswa dapat disesuaikan dengan tingkat penguasaannya.
4)
Kemampuan merekam aktivitas siswa selama menggunakan
program pembelajaran, memberi kesempatan lebih baik untuk pembelajaran secara
perorangan dan perkembangan setiap siswa selalu dapat dipantau.
5)
Dapat berhubungan dengan, dan mengendalikan peralatan
lain seperti CD interaktif, video, dan lain-lain dengan program pengendali dari
komputer.
2.
Internet
a.
Pengertian
Internet merupakan sebuah perpustakaan raksasa dunia yang di dalamnya
terdapat jutaan bahkan miliaran informasi atau data yang berupa text, grafik, audio, animasi maupun
digital konten lainnya. Dalam akses global internet dapat memfasilitasi beragam
sumber belajar yang dibutuhkan siswa.
b.
Fungsi dasar internet menurut Sidharta (1996:9)
adalah:
1) Pelayanan mail (SMTP: Simple Mail Transfer
Protocol), yaitu pelayanan untuk mengirim dan menerima pesan-pesan.
2) Pelayanan telnet (HTTP: Hyper
Text Transfer Protocol),yaitu pelayanan yang memberi
kesempatan kepada pemakai internet untuk menghubungi
suatu sistem yang terletak ditempat yang
jauh.
3) Pelayanan FTP (File Transfer Protocol), yaitu
pelayanan yang memberikan kesempatan kepada pemakai internet untuk mentransfer
file dari satu sistem ke sistem lain. Proses ini disebut juga
sebagai downloadin
4) Pelayanan client/server, yaitu sistem yang
didukung oleh program server. Misalnya: Gapher, white page, yellowpages,
dan lain-lain.
c.
Pemanfaatan Internet Dalam Pembelajaran
Bagi para
pengajar, internet bermanfaat dalam mengembangkan profesinya, karena dengan
internet dapat:
(a) meningkatkan
pengetahuan,
(b) berbagi sumber
dengan rekan sejawat,
(c) bekerja sama dengan
pengajar luar negeri,
(d) kesempatan
mempublikasikan informasi secra langsung,
(e) mengatur komunikasi
secara teratur, dan
(f) berpartisipasi
dalam forum-forum lokal maupun internasional.
Di samping itu bisa
internet bisa bermanfaat sebagai sumber bahan mengajar.
Sementara itu, para
peserta didik dapat menggunakan internet untuk belajar sendiri secara cepat,
sehingga akan meningkatkan dan memperluas pengetahuan, belajar berinteraksi,
dan mengembangkan kemampuan dalam bidang penelitian.
3.
Peralatan Audio
Perkembangan peralatan audio saat ini juga mengalami
perkembangan yang pesat. Peralatan audio yang di pergunakan dalam proses
bimbingan dan konseling seperti tape recorder. Penggunaan tape recorder ini
antara lain adalah untuk merekam sesi konseling dan memutar kembali hasil-hasil
yang diperoleh selama sesi konseling. Tape recorder membutuhkan kaset untuk
bisa melakukan tindakan perekaman. Kaset memiliki pita magnetik yang berfungsi
untuk menyimpan data atau informasi percakapan.
Saat ini telah berkembang alat perekam yang tidak membutuhkan pita perekam. Alat ini disebut MP3 dan MP4. Pada dasarnya alat ini berfungsi sebagai player, dimana di dalam alat ini terdapat sebuah mini harddisk yang memiliki kapasitas sampai dengan 4 Gb. Sebagai sebuah player, maka alat ini dapat memainkan musik dan dapat dipergunakan untuk merekam suara. Ukuran MP3 dan MP4 saat ini amat kecil jika dibandingkan dengan sebuah mini tape recorder biasa. Seringkali kita jumpai, alat MP3 atau MP4 seukuran sebuah spidol atau ballpoint.
Saat ini telah berkembang alat perekam yang tidak membutuhkan pita perekam. Alat ini disebut MP3 dan MP4. Pada dasarnya alat ini berfungsi sebagai player, dimana di dalam alat ini terdapat sebuah mini harddisk yang memiliki kapasitas sampai dengan 4 Gb. Sebagai sebuah player, maka alat ini dapat memainkan musik dan dapat dipergunakan untuk merekam suara. Ukuran MP3 dan MP4 saat ini amat kecil jika dibandingkan dengan sebuah mini tape recorder biasa. Seringkali kita jumpai, alat MP3 atau MP4 seukuran sebuah spidol atau ballpoint.
Alat
visual dapat bermacam-macam ragamnya seperti video player dan VCD/DVD player.
Pada awalnya, penggunaan peralatan visual adalah dengan mempergunakan
projector. Penggunaan proyektor ini dipandang tidak efisien, karena dalam
proses produksinya membutuhkan tahapan-tahapan yang panjang. Mulai dari merekam
gambar sampai dengan menampilkan gambar. Bahkan seringkali dijumpai mutu gambar
yang tidak bagus dan bahkan mudah rusak. Sehingga lambat laun peralatan ini
mulai ditinggalkan. Video player dulu merupakan peralatan yang lumayan banyak
dipergunakan orang. Hanya saja, saat ini sudah banyak ditinggalkan karena
proses produksinya tertalu berbelit. Untuk menghasilkan sebuah hasil rekaman
yang baik, dibutuhkan kamera perekam yang lumayan besar dan berat, selain itu
kaset yang dipergunakan juga relatif besar, sehingga dipandang tidak praktis.
Terlebih, hasil rekaman seringkali tidak begitu jernih.Peralatan visual yang
sering kita jumpai antara lain adalah video player atau CD player. Peralatan
ini banyak dijumpai karena memiliki tingkat pengoperasian yang mudah dan
memiliki harga yang relatif murah. Penggunaan video player ini tidak akan bisa
lepas dari keberadaan sebuah disc atau keping VCD/DVD.
Dengan
kecanggihan teknologi yang ada saat ini, proses perekaman gambar tidak perlu
mempergunakan perangkat yang bermacam-macam. Saat ini telah berkembang alat
perekam (handycam) yang secara langsung dapat merekam gambar langsung ke dalam
keping VCD/DVD. Dengan kata lain, pengoperasian VCD/DVD ke player akan semakin
mudah.
·
Ada 5 alat
pendukung dalam pembelajaran berbasis TIK:
a.
Teks
Materi yang di simpan bisa dalam berbagai jenis file. Pengajar-pengajar
yang menggunakan komputer akan terbiasa dengan file berbentuk teks, misalnya
doc atau pdf. Selain berkas teks, materi pembelajaran pundapat berupa berkas
presentasi misalnta ppt.
b.
Gambar
Penggunaan komputer pun biasanya tidak asing dengan file-file gambar baik
berupa foto atau gambar digital misalnya file berekstensi jpg dan bmp.
Penggunaan gambar sebenarnya tidak terlalu banyak digunakan dalam proses
belajar mengajar. Hal ini disebabkan oleh tidak banyaknya materi pembelajaran
yang harus digunakan dalam bentuk gambar.
c.
Animasi
Beberapa pengguna komputer telah mengenal
animasi. Sekarang animasi di internet lebih
menarik daripada gambar. Animasi itu dapat berupa gambar kecil yang bergerak
atau menampilkan teks yang bergerak. Animasi itu
dapat dibuat dengan flash atau pengolah gambar
atau foto. File animasi di antaranya
berekstensi swf atau gif. Daripada hanya sekedar
teks, pembelajaran dengan gambar atau animasi
akan lebih menarik.
d.
Suara ( Alternatif dari Materi Teks, Gambar dan
Animasi)
Salah satu upaya untuk mendapatkan
materi pembelajaran yang paling mudah adalah
merekam ceramah kemudian menyimpannya di
dalam pembelajaran asinkronus (berbasis teknologi
informasi). Pada saat ini pesawat pemutar
mp3 (mp3 player), pemutar mp4 (mp4 player), atau telepon selular
dapat merekam sampai puluhan menit.
e.
Film
Upaya lainnya yang dapat dilakukan adalah membuat film pembelajaran di
kelas. Film pada saat ini dapat dibuat hanya dengan telepon selular ataupun
dengan kamera. Pembuatan film dengan telepon selular lebih
realistis karena filenya dapat langsung
disimpan (di-upload) di internet.
· Beberapa
aplikasi teknologi informasi dan komunikasi dalam pengembangan pembelajaran
yang dapat di kembangkan antara lain:
1. Pembelajaran
berbasis komputer
Pembelajaran
berbasis komputer yaitu penggunaan komputer sebagai alat bantu dalam dunia
pendidikan dan pengajaran. Penggunaan komputer secara langsung dengan peserta
didik untuk menyampaikan isi pembelajaran, memberikan latihan dan mengevaluasi
kemajuan belajar peserta didik.
2.
E-learning
Blended e-learning adalah
pembelajaran terpadu dengan menggunakan jaringan internet, LAN atau WAN sebagai
pengantar materi, interaksi atau fasilitas. Blended e-learning disebut juga
online learning.
3.
Peniaian berbasis TIK
Penilaian hasil belajar peserta
didik dapat memerlukan pengolahan dan analisi yang akurat, objektif, transparan
dan integral agar bisa di pertanggungjawabkan. Oleh karena itu perlu
dikembangkan penilaian berbasis komputer yang bisa di akses oleh peserta didik,
pengajar dan orang tua.
4.
Perpustakaan online
Perpustakaan online adalah fasilitas
perpustakaan dalam dunia digital yang ada di internet yang memungkinkan seorang
pencari informasi dapat mengakses kesegala sumber ilmu pengetahuan dengan cara
yang mudah tanpa adanya batasan waktu dan jarak
· Kelebihan
dan kekurangan pembelajaran TIK
Kelebihan pembelajaran berbasis TIK
antara lain:
a. Melalui TIK
gambar-gambar dapat lebih mudah digunakan dalam poses mengajar dan memperbaiki
daya ingat dari para peserta didik.
b. Melalui TIK
para pendidik dapat dengan mudah menjelaskan instruksi-instruksi yang rumit dan
memastikan pemahaman dari para peserta didik.
c. Melalui TIK
para pendidik dapat membuat kelas interaktif dan membuat proses belajar
mengajar lebih menyenangkan.
Kekurang pembelajaran berbasis TIK
antara lain :
a. Permasalahan
dalam pengaturan dan pengoperasian dari alat tersebut.
b. Terlalu
mahal untuk dimiliki.
c. Sering
terjadi penyalahgunaan teknologi.
d. Kesulitan
untuk para pendidik dengan pengalaman yang sangat minim dalam penggunaan alat
TIK.
Daftar Rujukan
Ewes A. Chaeruman . 2006. Aspek
Pembelajaran . Pustekom. Jakarta
Materi Workshop Penyempurnaan Media Pembelajaran Berbasis TIK . 2006 . Jakarta.
Sadiman, Arief, dkk. 2007. Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan
Pemanfaatannya.
Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar